SELESAI KHITAN ATAU SUNAT DILARANG TERLANGKAHI KOTORAN AYAM??

Fakta atau Mitos??
Kepercayaan orang kita (orang kampung)dulu,bila anak laki laki usai''khitan/sunat'',tidak boleh jalan keluar rumah karena kuatir akan terlangkahi''kotoran/tai ayam'',akibatnya bisa jadi bengkak/infeksi.,si burung''.

Tentu kalau kita cermati tidak ada hubungannya bukan?,antara setelah khitan dengan kotoran ayam,namun kalau kita cermati lebih dalam ternyata ada benarnya nasihat orang2 jaman dahulu ini (karena cukup banyak teman2 yg mengeluh burungnya bengkak bila di bawa jalan2.
Beberapa alasan yg saya fikir masuk akal (diterima
rasional)karena :

-Orang jaman dulu usai khitan pakai sarung,dan gak pakai celana.
-Usai khitan si burung masih luka,dan saat itu kita pakai sarung,(tanpa celana),maka terkurung.
-Kotoran ayam itu sifatnya menguap apalagi yg baru ,terlihat ada asap halus (menguap ).

-Disengaja/tdk sengaja usai khitan kita berdiri tepat diatasnya(lalu tidak pakai celana),dengan kondisi
 terkurung sarung,maka gas yg menguap dari kotoran ayam tadi bisa saja ''menerkam''si burung yg masih terluka,,dan ini dapat terjadi ''interaksi'',,,,oleh kuman2/virus yg ada di kotoran tsb ,,akibatnya bisa menyebabkan infeksi dan pembengkakan.oleh karena itu orang2 tua melarang kita jalan 2 usai khitan/sunat,,,,takut terlangkahi kotoran ayam...(sebenarnya semua kotoran).......!!!!!!
Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2017 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger
-->