JERITAN HATI SEORANG DOSEN YANG KULIAH HANYA IJIN BELAJAR

DENGAN MODAL nekad saya mencoba merambah kuliah s3 di bidang manajemen pendidikan pada sebuah perguruan tinggi yang cukup dikenal di Bandung,sebagai seorang Dosen PNS/dpk,yang ingin meningkatkan SDM dibidang nya,Saat itu starus saya masih sebagai Dosen yayasan di tahun 2009,sehingga saya belum terfikir,kalau ternyata selembar surat''ijin belajar'',akan menjadi masalah dikemudian harinya,dan saat itu dengan modal surat ijin belajar dari Rektor saya mencoba mengarungi perkuliahan tersebut.

     Sudah pasti karena biaya kuliah s3 tidaklah sedikit,untuk menutupinya saya nekad mengambil dana pada sebuah Bank dengan menggadaikan surat rumah dan SK PNS,tentu dengan jaminan potong gaji selama 10 tahun,,karena kuliah ini  biaya mandiri maka hingga titik akhir dari perkuliahan inipun semakin panjang,seperti orang''pacaran',putus nyambung,,putus nyambung(tergantung ada biaya atau tidak).

       Hingga akhirnya sayapun dapat menuntaskan perkuliahan s3 saya,dan meraih gelar tertinggi dalam pendidikan formal yaitu ''Doktor(Dr),rasa bangga dan rasa syukurpun saya panjatkan kepadaNya,,,namun sayang seribu sayang ternyata ijasah tersebut tidak ''diakui'' oleh pemerintah(Dikti),karena cuma menggunakan ijin belajar dari Rektor saja,sayapun bertanya kesana kemari,dan tidak ada yang mampu menuntaskan masalah ini,,dan ternyata juga cukup banyak kolega kolega Dosen yang mempunyai ''nasib mengenaskan''ini.

        Saya hanya berharap suatu saat kelak pemerintah(Dikti),mau menghargai ijasah saya dan rekan lainnya dan dapat dipergunakan untuk kenaikan pangkat/jabatan seperti rekan rekan yang saat kuliahnya mempunyai ijin belajar dari Dikti.

         Kepada rekan rekan yang belum s2 s3 ,semoga pengalaman ini dijadikan pelajaran,,kalau mau melanjutkan kuliah berhati hati tuntaskan dulu masalah administrasinya,,,karena akan berdampak buruk bagi kita(Ijasah tidak dihargai oleh pemerintah).

  Demikian dan semoga kiranya ada titik terang,,,kini ijasah itu hanya tergeletak ,,tanpa arti kecuali saat ada undangan perkawinan,karena titel tidak boleh digunakan pada tujuan2 yang formal,,karena ijasahnya tidak di akui....

Di ceritakan kembali oleh :Alfiforever.com,,
atas nasib   seorang teman Dosen yang  kuliah s3 
=======================================
     
Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF
Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2017 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger
-->