LATAR BELAKANG TANAM PAKSA DI SAAT BELANDA MENJAJAH NEGERI KITA !

Yang suka  pelajaran sejarah Indonesia,akan menemukan yang namanya jaman ''Tanam Paksa''atau kalau dalam istilah Belandanya disebut dengan system''Cultuurstelsel"dijaman ini banyak rakyat kita menderita karenanya,saat itu yang menjadi Gubernur General adalah''Van den Bosch''.

Latar belakang tanam paksa,menurut dalam catatan sejarahnya,latar belakangnya adalah karena merosotnya system perekonomian Belanda,akibat dari peperangan dengan Belgia yang berkepanjangan,kemudian juga di daerah jajahannya sering berkobar perlawanan,misalnya saja saat itu terjadi ''perang Dipnegoro''dan beberapa daerah lainnya,sehingga membuat fihak Belanda perlu suntikan dana besar,maka salah satunya adalah dengan membuat aturan yang disebut ''tanam paksa''terhadap rakyat yang dijajahnya.

Mengapa di sebut tanam paksa?,,karena rakyat dipaksa oleh fihak Belanda untuk menanami tanah/pekarangannya dengan tanaman yang laku dijual di Eropa,memang kalau melihat pada sisi aturannya sebenarnya ada sedikit keuntungan bagi warga,namun pada skala prakteknya dilapangan tidak jarang tanam paksa ini menyengsarakan rakyat.


Gubernur General  Hindia Belanda (Van den Bosch)

Coba kita lihat  bunyi aturan tanam paksa ini   :
(a).Penduduk desa di wajibkan menyediakan 1/5ha tanah mereka,untuk di tanami ,tanaman yang dapat dijual pada pasaran Eropa/dunia.
(b).Tanah yang di sediakan untuk penanaman ini dibebaskan dari pajak tanah pemerintah(kalau sekarang sama halnya dengan PBB(pajak Bumi dan Bangunan)
(c).Hasil tanaman harus di serahkan pada pemerintah Hindia Belanda,semuanya dan kemudian di timbang,bila lebih dari patokan yang di tetapkan,lebihnya itu milik warga yang menanam.
(d).Pekerjaan melakukan penanaman harus tidak boleh melebihi,dari pengerjaan saat menanam padi di sawah.
(e).Bagi warga yang tidak mau mengikuti aturan tanam paksa,diwajibkan dengan mengganti nya dengan bekerja di pabrik pabrik/pengangkutan pemerintah.
(f).Bila gagal dalam penanaman(Gagal panen),menjadi tanggungan pemerintah Hindia Belanda)
(g).Saat penggarapan ,penanaman,pengangkutan hasil panen,harus di awasi oleh pemerintah Hindia Belanda,yang diwakil kan pada pegawai pegawai Eropa,atau orang orang prbumi yang menjadi kepercayaan pemerintah.
System Tanam Paksa ini dimuali sekitar tahun 1830,namun adapula yang mengatakan tahun1818,entah mana lebih dahulu ,wallahualam,yang terpenting bagi kita,,adalah sekarang sudah merdeka.
Namun pada praktek dilapangan justru sangat jauh melenceng dari aturan aturan tersebut,sehingga banyak warga yang tidak tahan,karena teori sangat jauh dengan prakteknya,banyak para pegawainya yang justru memeras rakyat,termasuk dengan para mandor mandor pribumi yang kejamnya luar biasa terhadap warga saat terjadi program ''Tanam Paksa''oleh fihak Belanda saat itu.
Demikian dan semoga ada manfaatnya sekian salam.
Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2016 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger