DINASTI SANJAYA MENANG PERANG MELAWAN DINASTI SYAILENDRA JAMAN MATARAM LAMA !

Dalam sejarah kerajaan kerajaan di Nusantara,mungkin diantara kita ada yang masih ingat dengan yang namanya ''wangsa sanjaya'',dan salah satu rajanya adalah ''Rakai Panangkaran''ia memerintah setelah raja Sanjaya(Mataram Lama).

Beberapa prasasti dianataranya adalah prasasti ''Kalasan''yang tertulis dengan huruf Pallawa dan memakai bahasa Pranagari tertulis disitu angka 778 M,dalam prasasti itu menyebutkan bahwa,para pendeta Budha meminta ijin padakerajaan untuk membangun tempat pemujaan Dewi Tara,kemudian sang raja mengabulkan permintaan tersbeut dengan meminjamkan sebuah wilayah yang namanya ''Kalasan''atau dikenal dengan desa Kalasan,disinilah cikal bakal didirikannya sebuah candi ,yaitu candi Kalasan.

 TEMPAT PEMUJAAN DEWA SYIWA,DI GUNUNG WUKIR PENINGGALAN DINASTI SANJAYA

Selama pemerintahan raja Rakai Panangkaran Mataram Lama,masih dibawah pengaruh wangsa  Syailendra(kerajaan Syailendra),sehingga raja Rakai Panangkaran merasa dibawah kendali dari kerajaan Syailendra,namun nampaknya tidak menjadi sebuah alasan untuk melakukan pemberontakan pada kerajaan Syailendra,dan hingga yang mencapai puncak kejayaan dimasa itu adalah kerajaan dari Syailendra,dibawah rajanya yang bernama ''Samarottungga''.

Dalam hal kepercayaan terjadi dualisme antara kedua wangsa Sanjaya dan wangsa Syailendra ini,kerajaan Syailendra lebih bercorak Budha,dan Sanjaya bercorak Hindu,namun toleransi kedua agama dari India sudah berjalan dengan baik sehingga tidak terjadi benturan diantara keduanya saat itu,,padahal di negeri asalnya India kedua Agama ini sangat bersaing .(saat itu).

Itulah sekilas dengan raja Mataram Lama dalam dinasti Sanjaya,yaitu Rakai Panangkaran'',dan setelah itu beberapa tahun kemudian digantikan  oleh  Rakai Pikatan,dijaman Rakai Pikatan inilah wangsa/dinasti Syailendra dapat di kuasai,sehingga dinasti Sanjaya dapat berkuasa penuh kembali,dan tentunya dengan berbagai pergolakan dan peperangan,karena saat itu kerajaan Syailendra diperintah oleh Raja Bala putra Dewa,,sementara istri dari Rakai Pikatan ''Pramodawardhani'adalah kakak dari Bala Putra Dewa(raja Syailendra),terjadilah ''Barata Yudha''alias perang Saudara,,(kakak Ipar melawan adik ipar),dengan berakhir kekalahan Raja Bala putra Dewa dan melarikan diri ke pulau Sumatera.

Demikian dan semoga ada manfaatnya,terutama untuk siswa siswa yang suka akan pelajaran sejarah Nusantara,sekian dan salam.
Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2016 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger