DAMPAK PSIKIS PASCA PURNA TUGAS ATAU SELESAI MASA JABATAN DAN CARA MENGATASINYA !!

Dalam perjalan karir seseorang biasanya,terkadang ada yang berhail mencapai puncak lalu ada ada juga yang hanya hingga purna(pensiun),hanya sebatas sampai menjasi staf/karyawan biasa,memang antara dua jabatan ini baik hanya sebagai staf/bawahan atau sebagai pimpinan sebuah lembaga atau perusahaan.

Kalau seseorang itu hanya sebagai staf/karyawan ,biasanya tidak ada /kurang ada beban psikis apabila purna tugas/selesai masa jabatan/purna tugas karena pensiun,untuk seseorang yang punya jabatan memang perlu mempersiapkan diri sacara psikologis,karena saat anda purna tugas/habis masa jabatan maka akan timbul fase fase psikis seperti ini ,ada tiga tekanan psikologis :
(1).Merasa tersisihkan.
(2).Merasa tidak dihargai.
(3)Merasa rendah diri.

(1).Merasa tersisihkan :
Disaat seseorang masih aktif sebagai pimpinan pada suatu lembaga/perusahaan,biasanya banyak punya teman/relasi /anak buah(staf),dan di saat sudah purna tugas atau jabatan berakhir ,maka teman teman ataupun staf/bawahan ,ataupun relasi /kolega kita,sudah tidak lagi seperti saat kita masih aktif memegang jabatan ,paling paling kalau ketemu hanya ber say-hello saja lagi,anak buah kita yang dulunya hormat,perhatian,mau disuruh oleh kita,sudah tidak loyal lagi seperti dulu,teman teman yang dulunya akrab dengan kita (karena masih satu level),juga mulai menjauh,karena memang posisi mereka dan posisi kita sudah jauh berbeda.
(2).Merasa tidak dihargai :

Setelah kita merasakan hal seperti nomor satu tersebut,maka perasaan psikis biasanya akan berlanjut kepada ''rasa tidak dihargai''lagi,oleh orang orang yang dulunya sangat hormat dengan kita,,sangat akrab dengan kita,kalau dulu saat kita menjadi pimpinan,banyak yang menyalami kita saat kita masuk kantor,,kemudian ada yang membawakan kerja kita,lalu kita punya meja/ruang sendiri dan disaat kita sudah purna/habis masa jabatan hal hal ini tidak kita temukan lagi,maka timbul rasa ''tidak dihargai lagi dalam diri seseorang .

(3).Merasa Rendah Diri:
Disaat fase nomor satu dan nomor dua sudah menguasai keadaan psikis seseorang yang sudah purna/habis masa jabatan,maka timbul fase ketiga ia akhirnya merasa rendah diri (minder),yang dulunya aktif bergaul dengan teman teman /kolega,dan yang dulunya aktif turun bekerja,yang dulunya aktif hadir bila ada acara acara kantor/perusahaan,,karena ada rasa minder tadi,tidak jarang seseorang mulai menutup diri atau menyisihkan diri /cuek (tak peduli).

Apabila ketiga fase di atas tidak segera diatasi oleh diri seseorang yang purna/habis masa jabatan,maka ia akan menjasi semacam penyakit
rohani dan hal ini pula yang akan mengundang ''cikal bakal''penyakit jasmani,tidak jarang seseorang yang sudah purna/habis masa jabatan akan mengalami sakit pisik,misalnya saja :
-Hipertensi 
-Stroke.
-Maag.
-dll.

Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi perasaan psikis tersebut adalah :
-Berusaha menerima kenyataan dengan lapang dada (walau berat).
-Ciptakan peluang peluang baru untuk kegiatan /aktifitas baru anda.
-Usahakan tampil dan maju/sukses di luar lembaga yang pernah anda pimpin
-Lebih mendekatkan diri kepada Sang Khalik(ini obat mujarab).
Itulah kira kira sekedar coretan coretan orang ngalor ngidul,,dan semoga ada manfaatnya untuk kita sekalian,salam.
Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF

2 komentar

What you're saying is completely true. I know that everybody must say the same thing, but I just think that you put it in a way that everyone can understand. I'm sure you'll reach so many people with what you've got to say.

Balas

may be useful for us all, and thank you for visiting our website, greetings

Balas

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2016 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger