AIRLANGGA DENGAN KERAJAAN MEDANG KAMULAN,CIKAL BAKAL KADIRI DAN JENGGALA !!

Masih seputar kerajaan Kediri aau Panjalu,dengan Rajanya Erlangga,sebenarnya kalau menurut babad sejarahnya bahwasanya Erlangga,itu adalah turunan asli dari Raja Bali ''Udayana''ia anak dari Udayana dengan Mahendradatta,saudari dari Dharmawangsa Teguh.

Saat terjadi pernikahannya dengan putri Dharmawangsa Teguh terjadi sebuah keributan dengan istilah dalam babad ''Pralaya Medang'' entah apa penyebabnya yang membuat Erlangga harus melarikan diri dan berkelana dari hutan ke hutan bersama teman setianya ''Narottama'',dari pengembaraan itu ia banyak mendapat berbagai macam pengetahuan baik untuk tatanegara,kanuragan dll,dari para Brahmana dan tokoh kanuragan lainnya.

Sekitar tahun 1019M Airlangga dinobatkan menjadi raja di wilayah Medang Kamulan,dan mulai dari itulah kerajaan kecilnya mulai dibina dan tentunya sambil melakukan perluasan wilayah ,misalnya saja yang dapat ditaklukannya antara lain adalah:
-Pada tahun 1029 kerajaan Bisaprabhawa.
-Pada tahun1030 kerajaan Wengker.(dua kali memberontak namun dapat di padamkan)
-Pada tahun 1031 kerajaan Adhamapanuda.
-Pada tahun 1035 kerajaan Wurawuri.

Airlangga pendiri dinasti Isana

Menurut ceritanya kerajaan kerajaan diatas semasa kerajaan Dharmawangsa memang menjadi wilayah binaan kerajaan nya,sehingga Airlangga secara hukum bukan melakukan expansi akan tetapi mengembalikan kerajaan yang dulu di bawah Dharmawangsa (mertuanya).
Disaat pemerintahan Airlangga keadaan negara terkendali dan tertata denganbaik segala program berjalan dengan sebagimana mestinya misalnya dalam :
-Membangunjalan tembuh dari pusat kerajaan ke wilayah pesisir sehingga lalulintas semakin ramai ke pusat kota kerajaan.
-Membangun waduk Waringin untuk irigasi pertanian (hingga sekarang mash ada ).
-Memperbaiki pelabuhan ''Ujung Galuh''di dekat muara kali Brantas.

Dalam pemerintahannya Airlangga dikatakan berhasil,dan ini ditandai dengan sebuah kitab ''ArjunaWiwaha'''karya Mpu Kanwa,menceriktakan tentang kerajaan Erlangga tersebut,rupanya Erlangga tidak lupa dengan para Brahmana yang banyak berjasa dalam penggemblengannya saat ia masih berkelana dari hutan ke hutan,dengan mendirikan tempat tempat ibadah .

Airlangga merasa dirinya sudah sepuh dan untuk itu iapun mengundurkan diri menjadi Raja,dan kemudian menasbihkan dirinya dengan menjadi seorang Resi/pertapa  dengan sebutan ''Resi Gentayu",dan ditahun 1049M,sang raja besar ini wafat,dan di semayamkan di lereng gunung''Penanggungan'''di dalam komplek candi Belahan.,sejak saat itu kerajaan nya dibagi menjadi menjadi dua,Panjalu(Kadiri) dan Jenggala, (DAN berakhirlah dinasti wangsa Isana)demikina sekilas dengan Airlangga,semoga ada manfaatnya untuk kita sekalian,salam.
Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2016 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger