ACARA PERNIKAHAN ATAU PERKAWINAN ALA KAMPUNG YANG MULAI HILANG

Terkadang saya teringat dengan budaya kampung saya yang kini mulai terkikis dan bahkan nyaris sudah hilang misal saat mau melangsungkan pernikahan/perkawinan,dulu sekitar tahun 70-80-90 an ,kalau ada acara hajatan pernikahan,terasa sekali jiwa kebersemaan kegotong royongan nya,namun setelah budaya ''prasmanan'' makan jalan dan pernikahan di gedung ,atau menyewa tempat tempat ,yang memang khusus untuk acara acara,membuat beberapa budaya dan adat kebiasaan itu menjadi tersingkir dan berangsur -angsur hilang dan sirna.

Dahulu kalau mau adakan perkawinan biasanya ,dirumah yang punya hajat,,itu satu minggu sebelum acara sudah terlihat kesibukan para keluarga didalam persiapan persiapannya,dan biasanya menjelang H min3(tiga hari menjelang perkawinan),rumah sudah mulai ramai dengan keluarga yang jauh berdatangan ,dan mereka kebanyakan dari desanya ada yang bawa :
-Ubi/singkong
-Sayuran.
-Ikan.
-Beras ketan.
-Gula /gula merah.
-Kacang Hijau.
-Kelapa.dll

Biasanya ini di gunakan untuk ''panganan''saat berjagaan(melekan istilah Jw),dari malam Jumat,Sabtu dan malam Minggu puncaknya,dengan sambil menghias rumah dengan kertas minyak warna warni dan membuat janur dari daun kelapa,teman teman /tetangga /keluarga pada ngumpul di rumah kedua mempelai masing masing.
Kemudian di hari H perkawinannya ,selalu ada acara yang namanya :
-Betamat(Khataman Quran)/atau pembacaan juz Amma,dari mempelai.
-Pembacaan Diba(maulud diba)
-Doa selamat.
-selesai 

Acara makanpun dengan duduk berjajar menyisi dinding rumah,dibagi lagi di tengah,dengan tertibnya,setelah usai ,dan kalau ada cara ramah/tamah(malam resepsi),biasanya Minggu malamnya,,maka susunan acaranyapun dimulai dari :

-Pembukaan oleh protokol/pembawa acara.
-Pembacaan Ayat suci Alquran.
-Ceramah Hikmah Perkawinan.
-Pembacaan doa.
-Ucapan selamat pada kedua mempelai.
-Hiburan ,semacam Rebana,/qasidahan,atau terkadang ada yang bawa gitar dan diiringi sambil sambil nyanyi Itulah sekilas dengan beberapa kenangan di masa masa dahulu,kalau ada melangsungkan pernikahan,terasa banget/khidmat .,beda dengan dengan jaman sekarang,terkadang rumah si mempelai ''tutup rapat''orangnya pada tidak ada ada semua,karena sudah boyongan ke gedung(acaranya di gedung),kalau malam sepi,karena semuanya sudah di kontrak dengan jasa acara,jadi tuan rumah tau beres.

Sesampai di tempat acara langsung salaman dengan mempelai,,makan makan,,dan pulang,,,itulah bedanya dengan acara jaman dahulu.,demikian dan sekedar coretan pinggiran,semoga manfaat.
Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2016 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger