ASAL USUL ATAU CIKAL BAKAL WILAYAH GLODOK DI JAKARTA !

Batavia dijaman kompeni,kemudian menjadi Sunda Kelapa dan Jayakarta ,serta menjadi Jakarta itulah mungkin sekilas beberapa nama ibukota negera kita dan hingga sekarang di tetapkan menjadi Jakarta saja,sebagai ibukota negera tentu daaerah Jakarta memiliki luas yang cukup,dan sudah dipersiapkan untuk pengembangan tata kotanya.

Dari sekian wilayah yang ada di Jakarta tentu kita sudah tak asing mendengar satu kawasan atau wilayah yang namanya''Glodok''apalagi yang pekerjaannya sebagai pedagang atau pengusaha ,maka daerah ini sangat cocok untuk rambah.

Lalu ada pertanyaan kapan wilayah Glodok itu di buka?,dan hingga bernama Glodok disini ada beberapa catatan singkat mengenai sejarah ,dimulai sekitar tahun 1740 terjadi semacam huru hara terhadap etnik Tionghoa di Batavia,sehingga banyak menimbulkan kerugian dan pembantaian terhadap kalangan etnik tersebut.

KINI GLODOK MENJADI PUSAT PENTING PERDAGANGAN DI JAKARTA

Pemerintahan Hindia Belanda pada waktu itu berupaya dan bertekad agar tragedi tersebut tidak akan terulang lagi sehingga mengambil sebuah keputusan agar orang orang non pribumi[etnik Tionghoa]dilarang untuk berdomisili didalam tembok kota Batavia.

Bahkan lebih daripada itu,pemerintah Hindia Belanda melarang bagi etnik tersebut untuk masuk  di wilayah kota Batavia,pada saat malam hari [alasan keamanan tidak terjamin],dan salah satu jalan yang ditempuh mau tidak mau mereka harus dipindah agak keluar dari kota Batavia[pinggiran kota],letaknya di sebelah barat daya kota Batavia.

Setelah sekian tahun wilayah baru tersebut menjadi semacam kawasan yang banyak dihuni oleh orang orang dari etnik Tionghoa ini,bisa jadi orang orang Tionghoa lainnya,berdatangan kekawasan baru tersebut,maka tumbuhlah semacam wilayah ''Pecinaan'',yang cukup ramai kala itu.

Semakin hari kawasan tersebut semakin berkembang dengan pesat utama dalam hal perdagangan,kemudian di beri nama dengan ''Glodok'',[yang kini menjadi perdagangan ramai di Jakarta],sehingga ada ''anekdot''bahwa Glodok itu ''China Town]nya Jakarta,itulah sekilas asal muasal pemukiman etnik Tionghoa dan kini menjadi pusat perdagangan di Jakarta,demikian dan semoga ada manfaatnya,untuk kita sekalian.
Cat :Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan ''sejarah'',untuk itu kalau kita melihat alur sejarahnya,maka perkembangan kota Jakarta juga tidak terlepas dari andilnya saudara saudara kita dari etnik Chinese buktinya dengan adanya wilayah perdagangan populer yang di sebut ''Glodok''
Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2016 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger