SEKILAS DENGAN TANAH KELAHIRANKU DESA SUNGAI KELEDANG DI SAMARINDA SEBERANG !

SEKILAS DENGAN TANAH KELAHIRANKU DESA SUNGAI KELEDANG DI SAMARINDA SEBERANG !Sekilas dengan desaku dan tempat ku lahir serta hingga sekarang pun masih berdomisili di kampung yang namanya Desa Sungai keledang,menurut cerita  alm.Ayah dulunya Sungai keledang adalah sebuah padang hutan dan kemudian dibuka oleh para pendatang dari Kalsel[kalimantan Selatan]dan salah satunya adalah kakek buyut [dato] saya,yang bernama Haji Husin.

Katanya saat itu masih jaman penjajahan Belanda,mungkin ratusan tahun yang lampau,dan kalau menurut wilayah Sungai Keledang masuk dalam wilayah kotapraja Samarinda,atau samarinda Seberang di belah oleh luasnya Sungai Mahakam.

Jembatan besi peninggalan Kolonial Belanda yang masih kokoh hingga kini !
Karena yang membuka cikal bakal kampung Sungai Keledang adalah orang orang dari kalimantan Selatan sehingga tidak heran sampai sekarang yang dominan berdomisili di kampung ini,adalah orang orang dari etnik suku banjar dan kemudian mulai berdatangan suku suku lainnya,seperti Jawa,Bugis,Madura,Melayu dll.

Menurut cerita turun-temurun sebelum bernama Sungai Keledang,wilayah ini namanya adalah ''tanjung pagar'',dan kemudian berubah menjadi Sungai Keledang'',karena diujung sungai tumbuh sebuah pohon besar yaitu pohon   buah ''keledang,dan sungai tersebut persis di samping rumah kami sekarang.

Lalu untuk menghubungkan antara sungai Keledang Ulu dan Ilir terdapat sebuah jembatan besi peninggalan kolonial Belanada,yang hingga kini masih kokoh berdiri,padahal usianya sudah ratusan tahun yang lampau,dan yang mengaggumkan adalah kekuatan besi bajanya,seolah olah karat besi tidak mampu membuatnya lapuk[beda dengan besi jaman sekarang 10 tahun sudah kropos],lalu juga tugu beton nya dari sudut ke sudut ada empat,juga tidak pernah retak,suatu ketika saat perbaikan jalan mungkin sekitar tahun 1975 an[kalau tidak salah],salah satu tugu betonnya di tabrak oleh traktor dan putus lalu terlempar kedalam sungai,dan yang aneh,tidak ada yang retak,tinggal di sambung kembali seperti kita menyambung keramik pakai lem kaca !.

Kini kampung sungai Keledang sudah mulai moderen,dan salah satu urat nadi kehidupan masyarakat di sekitarnya hampir semua fasilitas umum sudah ada di kampung Sungai Keledang ,dari Bank,ATM,tempt hiburan,kantor pemerintahan,pertokoan dll.

Demikian sekilas dengan kampung kelahiran saya Sungai Keledang,yng tercinta demikian dan semoga ada manfaatnya,utama bagi anak rantau di negeri orang yang kebetulan berasal dari desa Sungai keledang,salam blogger !!.

Cat : Sewaktu kecilan saya dulu,sering berenangan di bawah jembatan tersebut,dan terlihat ada tulisan 1903[apakah tahun tersebut adalah awal tahun pembangunan jembatan tua tersebut,yang hingga kini masih kokoh termasuk beton tugu [empat tugunya]
Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2016 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger