MITOS LARANGAN SEPUTAR MENJELANG HARI PERNIKAHAN ATAU PERKAWINAN !!

MITOS LARANGAN SEPUTAR MENJELANG HARI PERNIKAHAN ATAU PERKAWINAN !!Dikalangan masyarakat suku Banjar yang ada di Kalimantan Timur,Selatan,dan sekitarnya ada sebuah kepercayaan atau mitos larangan tentang seseorang yang akan melangsungkan pernikahan dilarang untuk beraktifitas di luar rumah apalagi yang sedikit jauh,atau ketempat tempat tertentu yang dianggap dapat mengundang bahaya[padahal pada hari hari biasa tidak ada masalah].
Apabila seseorang akan melangsungkan perkawinan/pernikahan  maka oleh orangtua/keluarga baik pria atau wanitanya dilarang keluar rumah terkecuali dalam keadaan terpaksa,larangan itu antara lain   :
-Jangan mandi ke sungai atau ke dekat pantai.[atau beraktifitas dengan sungai].
-Jangan berjalan terlalu jauh dari rumah,apalagi naik kendaraan sendiri[menyetir/berkendara sendiri].
-Jangan memanjat pohon.
-Jangan terlalu menyendiri .
Kalau tidak salah empat larangan itu  yang saya ingat ,dan ini masih berlaku saat kami melangsungkan perkawinan/pernikahan sekitar 25 tahun yang lalu,dan hingga sekarang juga masih berlaku di beberapa keluarga yang masih mempertahankan mitos larangan tersebut.

Apa alasan orang tua/keluarga melarang calon pengantin beraktifitas tadi , apabila sudah menjelang H min3,alasan nya tentu akan dikaitkan dengan dunia astral[gaib],menurut orang orang kampung menjelang perkawinan atau 3 hari menjelang perhelatan tersebut,tubuh kedua mempelai  pria/wanita berbau harum/wangi yang bernuanasa magis dan mampu mrngundang atau mendekatnya mahluk astral[gaib],wallahualam.[katanya mitos].

 Ilustrasi saja
Lalu dampaknya apabila si calon mempelai tadi melakukan aktifitas tadi dapat berakibat fatal,karena dapat saja si mahluk astral akan mengganggu fikiran si mempelai,kemudian tidak konsentrasi dalam berkendara akibatnya kecelakaan dan tidak jarang berujung fatal,,atau tergelincir di sungai,atau jatuh dari pohon,atau kesurupan[trance]..di daerah kami kadang kadang terjadi si mempelai wanita tiba tiba kesurupan[trance].,namun jarang menyerang mempelai pria.!! Juga baca tentang  : mitos-cepat-sembuh-memakai-perhiasan wanita setelah pasca sunat atau khitan !!

Kalau menurut hemat saya:Namun ini perkiraan saja,mengapa timbul larangan di atas tadi,karena orang tua /keluarga takut terjadi apa apa,sementara perhelatan sudah mau digelar,sehingga timbulah larangan tadi,lalu mengapa fikiran orang yang lagi menghadapi perkawinan sering error dan vacuum karena kita kan menghadapi sebuah peristiwa besar dalam hidup kita,dan membuat kita menjadi tegang,fikiran kita terfokus satu arah yaitu tentang perhelatan tersebut,,nah apabila hal terjadi saat kita berkendara,,,akan dapat menyebabkan bahaya,karena kita tidak konsentrasi pada jalanan,juga sama hal apabila kita beraktifitas di sungai,dapat saja kita tergelincir dan jatuh tenggelam di sungai,karena fikiran kita tadi bukan fokus pada jalanan ,dll.[ kira kira itu fikiran saya untuk lebih mendekatkan ke ''rasional''.]agar lebih masuk akal.

Itulah sekilas tentang mitos mitos larangan seputar aktifitas menjelang perkawinan pada suku banjar utama yang kami ketahui saja yaitu di Kalimantan Timur dan Selatan,semoga ada manfaat,sekedar menambah informasi kita ,salam !

Cat : Untuk larangan beraktifitas di pinggir sungai atau disungai misalnya ,mandi,cucian dll bagi calon mempelai ,memang ada ceritanya ''karena ada cerita turun temurun,katanya seorang calon mempelai yang akan melangsungkan pernikahan,,saat ia mandi di sungai kemudian di terkam ''buaya''dan hilang tanpa kesan,, !!
Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2016 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger