PEGAWAI YANG IJIN BELAJAR SAJA AKAN MENGALAMI NASIB YANG MENGENASKAN !!

PEGAWAI YANG IJIN BELAJAR SAJA AKAN MENGALAMI NASIB YANG MENGENASKAN !Sekali lagi tentang pengertian''Tugas belajar'' dan ''Ijin Belajar''disini saya mencoba mengulas secara singkat dan memakai bahasa umum saja dan pendapat pribadi kami lalu tentunya juga mengacu dengan isi serta bunyi aturan lembaga yang berwenang.

I. TUGAS BELAJAR ;biasanya diberikan kepada seorang pegawai/Dosen/Guru,oleh lembaga dimana ia bertugas untuk meningkatkan pengetahuannya,dan ''segala biaya''ditanggung oleh lembaga /Pemerintah hingga ia mencapai tingkat kelulusan atau selesai pendidikan,adapun penunjukan untuk tugas belajar biasanya di putuskan oleh lembaga dimana yang bersangkutan bekerja,jadi bukan ''keinginan''individu,dengan melalui beberapa persyaratan dan tes kemampuan lainnya,dan bila dinyatakan lolos maka yang bersangkutan boleh mengikuti ''tugas belajar tersebut'',atau dapat juga dilakukan penunjukan langsung oleh lembaganya.

II.IJIN BELAJAR :Biasanya diberikan kepada Pegawai/Dosen/Guru yang ingin melanjutkan pendidikan  untuk menambah pengetahuan dibidangnya,namun dengan biaya''mandiri'',setelah mendapat pesetujuan dari lembaga dimana ia bekerja, dengan beberapa persyaratan misalnya tidak mengganggu pekerjaan rutin/meninggalkan dinas sebagai pegawai aktif.

Bila PNS yng cuma ijin belajar ''hati hati''
Beberapa pokok permasalahan yang timbul belakangan adalah tentang domisili tempat pendidikan bagi yang hanya''ijin belajar'',apabila yang bersangkutan mengambil pendidikan di luar daerah maka dianggap melanggar ketentuan diatas tadi yaitu meninggalkan tugas sebagai pegawai aktif[dluar domisili yang bersangkutan],dan pendidikan yang bersangkutan dianggap tidak memenuhi ketentuan undang undang yang berlaku.bahkan sampai pada legalitas ijasah yang tidak akan berlaku untuk kenaikan pangkat/golongan bagi yang bersangkuta.

Seharusnya pemerintah memberikan solusi kepada para pegawai,Dosen,Guru yang ingin menambah pengetahuannya ke jenjang yang lebih lanjut tersebut,agar nantinya mereka tidak dikenakan sangsi sangsi ''kejam'' yang kami sebutkan diatas.

Sebenarnya siapa yang tidak ingin mendapatkan ''Tugas belajar''karena semua fasilitas dibiayai hingga selesai,namun yang jadi pertanyaan,sampai kapan ''ANDA/KITA,mendapat giliran itu,misalnya saja di sebuah Universitas jumlah dosen nya ada 100 orang saja,setiap tahun dapat jatah dua orang yang tugas belajar,harus berapa tahun menunggu hingga   sampai pada giliran kita,kalau kita tidak berupaya sendiri dengan ''ijin belajar tadi''dengan biaya sendiri,ditambah lagi misalnya ada system''perkoncoan''sampai''pensiun''kita tak akan mendapat yang namanya ''tugas belajar tadi.....!!

Semoga para pengambil kebijakan dapat berfikir lebih bijak terhadap masalah ini,karena ribuan para pegawai/dosen/guru,yang ber inisiatif sendiri dengan mengambil jalan ''tugas belajar''dengan biaya mandiri,,rela mengorbankan gaji untuk dibagi antara biaya hidup dan pendidikan.
Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2016 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger