APAKAH INI TERMASUK PENYAKIT SOSIAL DI MASYARAKAT KITA !

APAKAH INI TERMASUK PENYAKIT SOSIAL DI MASYARAKAT KITA !Prilaku perubahan karakter masyarakat kita yang saya amati sekilas sekitar 15 tahun belakangan,yang dulanya tidak ada,sekarang bermunculan,apakah ini suatu bentuk ''kebebasan''atau faktor budaya lainnya yang masuk atau bagaimana?contoh yang sering kita lihat sekarang utama di wilayah kami sendiri Kalimantan Timur umumnya:
[1].Dulu tidak ada orang mengemis[meminta-minta],dengan cara dan tehnik seolah-olah memperbaiki lubang atau ada jalan yang rusak, lalu apabila ada orang yang lewat,mereka menadahkan topi/kotak minta sedekah,sekarang tehnik mengemis dengan cara ini sudah''menjamur''dan mereka tanpa malu lagi !.

[2]Dulu apabila ada warga hajatan/pernikahan atau acara lainnya,warga selalu tertib hukum,yang punya hajat tidak akan mengganggu fasilitas umum,misal jalan ditutup total,atau kadang separuh jalan di pakai untuk hajatan mereka,gak peduli macet atau mengganggu Lalu lintas umum,sekarang acara dengan menutup jalan umum sudah biasa,dan bukan suatu pelanggaran,dan anehnya yang punya hajat tidak merasa bersalah. 

[3].Dulu kalau ada motor/mobil yang mogok dijalanan desa/kampung,biasanya anak anak muda atau orang orang kampung akan cepat membantu,sekarang''jangan harap''terkecuali anda mau nego berapa biaya mendorong mobil anda tersebut.


[4].Dulu kalau ada Dinas PU sedang memperbaiki jalanan ,yang terjun dalam mengatur lalulintas adalah orang orang yang bekerja itu sendiri,jaman sekrang beda,apabila ada Pemerintah memperbaiki jalanan di suatu tempat,maka berlomba-lomba orang sekitar tersebut menjadi Polisi lalu lintas ''kambuhan''dengan tehnik mereka dan tentunya tidak''gratis''mereka akan menyodorkan kotak sumbangan untuk mereka sendiri,dan ini seperti perebutan wilayah,dimana ada jalan di perbaiki maka orang orang sekitar yang merasa punya power akan menjadi ''panglimanya''.

Belum makan,,bang!!!
Kalau dikota kota besar mungkin tidak asing lagi dengan istilah''pak Ogah''yang mengatur jalan lalulintas biasanya di pertigaan/perempatan atau jalan masuk/keluar gang ,namun ini semua termasuk dalam sebuah prilaku masyarakat yang berubah,yang dulu nya tidak ada,kalau alasannya jaman sekarang sudah banyak kendaraan,lantas bagaimana dengan kota kota besar di dunia ,utama di luar negeri,jadi hal ini merupakan suatu gejala perubahan sosial di sebagian masyarakat kita.
Demikian sekilas sekedar catatan pinggiran,salam blogger!  Mungkin ingin membaca info lain silakan  : motto-pengemis-sengsara-di-kota kaya di desa !!
Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2016 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger