KEBIASAAN NONGKRONG ITU ADA SEJAK JAMAN NABI!!



KEBIASAAN NONGKRONG ITU ADA SEJAK JAMAN NABI  !!Nongkrong di pinggir jalan memang menyenangkan. Kita dapat saling bersenda gurau bahkan kebanyakan bagi kaum adam nongkrong di pinggir jalan itu dijadikan mereka sebagai aksi rayu-merayu perempuan yang lewat.

Istilah nongkrong di pinggir jalan ini peminatnya banyak sekali bukan hanya pemuda-pemudi saja bahkan yang sudah dewasa (berkeluarga) masih sering nongkrong di pinggir jalan.

Di zaman Rasulullah pun menongkrong di pinggir jalan ini sudah ada. Maka dari itu beliau memberikan adab-adab/batasan-batasan dalam hal duduk-duduk di pinggir jalan.
1.         Palingkan pendanganmu, hal ini dimaksudkan jagalah pandangan mata kalian dari segala sesuatu hal yang dapat membuat hasrat/nafsu birahi bergejolak. Karena dari mata itulah timbul adanya keinginan.
Saya mengutip surah An-Nuur 30-31:

Katakanlah kepada laki-laki yang beriman:”Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. Katakanlah kepada wanita yang beriman:”Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka…,”
2.         Jangan mengganggu, yang dimaksudkan disini adalah jika ingin menongkrong usahakanlah jangan mengganggu orang sekitar.

3.         Memberi salam kepada sesama kaum muslimin yang kita ketemui.

4.         Ber-amar ma’ruf nahi munkar, yang dimaksudkan disini adalah ketika kita sedang melihat seseorang melakukan kezaliman. Entah itu kekerasan,pelecehan atau apapun yang berhubungan dengan hal yang tidak dibolehkan dalam Islam. Maka orang yang melihat perbuatan tersebut wajib mencegahnya.

“Sesungguhnya Allah Azza Wajalla tidak menyiksa awam karena perbuatan dosa orang-orang yang khusus sehingga mereka melihat kemungkaran di hadapan mereka dan mereka mampu mencegahnya, tetapi mereka tidak mencegahnya. Kalau mereka berbuat demikian maka Allah menyiksa yang khusus dan yang awam.” (HR. Ahmad dan At-Thabrani).

5.         Tunjuki jalan bagi orang yang bertanya, maksudnya adalah jikalau ada seseorang yang bertanya tentang jalan,alamat,rumah makan dll. Kalau kita mengetahuinya kita harus menunjukkan hal yang ia minta/jangan diabaikan.

Nabi SAW mendatangi serombongan orang yang sedang duduk-duduk di pinggir jalan, lalu beliau berkata, “kalau memang harus kamu lakukan maka balaslah ucapan salam dan tolonglah orang yang dizalimi. Tunjuki jalan bagi orang yang bertanya.” (HR. Abu Daud)

Pesan saya berhati-hatilah bagi yang ingin menongkrong di pinggir jalan. Karena, daripada menongkrong lebih baik waktu anda dihabiskan untuk hal yang bermanfaat seperti, memperdalam ilmu agama, pengetahuan, dll.
Demikianlah    dan  semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan bagi kita sekalian dan   salam blogger!
Baca juga tentang  : kisah-teladan-tukang-daging-dan-nabi. Musa

Baca juga tentang  : apa-isi-nasehat-singkat-sunan Drajat ! 
Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF

1 komentar :

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2016 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger