PEMILIHAN LANGSUNG APAKAH MELANGGAR SILA KE 4 DARI PANCASILA?



Pemilhan langsung atau tidak langsung  sebenarnya tidak terlalu penting untuk kita persoalkan tetapi tentunya yang menjadi dasar acuannya berlakunya ,apakah sesuai dengan Dasar Negara kita pada sila ke 4,tersebut.

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam perrmusyawaratan/perwakilan,ini bunyi sila ke 4 tersebut ,kata perwakilan diletakan di belakang kalimat apa maksudnya??artinya setelah bermusyawah [Pemilu memilih anggota DPR/MPR],kemudian rakyar telah menentukan wakil wakilnya naah wakil wakilnya iniliah yang melakukan kebijakan dalam melaksanakan kepentingan Negara  termasuk didalamnya memilih Presiden dll.

Hal ini sebenarnya sudah di contohkan oleh para pendahulu kita,saat Bung Karno menjadi Presiden dan saat Pak Harto menjadi Presiden ,dipilih oleh oleh wakil wakil rakyat yang dipercaya rakyat menjadi wakilnya  pada saat PEMILU tersebut.

Makanya konsep pemilihan langsung tersebut sebenarnya kalau kita mau jujur pada nurani kita adalah ‘’menghianati’’sila ke 4 dari Pancasila,tersebut yang telah dicontohkan para pemimpin bangsa kita terdahulu,dan perlu kita ketahui ,Mr.Moh Yamin,Bung Karno,Mr.AA.Maramis,Mr,Supomo dan H.Agus Salim serta yang lainnya adalah mereka mereka yang membidani Pancasila itu lahir,berdasarkan sila ke 4 itulah aturan aturan dibuat termasuk dalam pemilihan Presiden yang melalui wakil wakil Rakyat,jadi bukan rakyat yang berduyun duyun memilih Presidennya.

Lantas timbul pertanyaan apakah mereka salah dalam memaknai sila ke 4 tersebut ,menurut hemat saya ‘’kecil kemungkinan keliru’’karena mereka mereka adalah orang orang yang membidani Pancasila lahir,,bahasa kasarnya’’mereka itu ibu Pancasila’’,jadi kalau kita analogikan ,seorang ibu jelas lebih banyak tau tentang anaknya.

Jadi saya teringat dengan seorang pilsuf Yunani kalau tidak salah ingat ‘’Socrates’’berkata,kebenaran sebenarnya adalah ‘’ketidakbenaran itu sendiri’’jadi tergantung siapa yang memaknainya,,,dan kepentingannya,’’Kepalsuan dapat menjadi benar bila kepalsuan itu keberfihakan pada kita.
Sekian dan salam blogger!
Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2016 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger