JANGAN TERLALU CEPAT MENGANGGAP SESEORANG PLAGIATOR!



JANGAN TERLALU CEPAT MENGANGGAP SESEORANG PLAGIATOR!Kesamaan dalam pola berfikir lalu menciptakan pola fikir yang hampir sama atau bahkan mungkin sama adalah suatu hal yang lumrah terjadi diantara sesama manusia,walaupun diantara mereka atau diantara kita tidak pernah saling kontak,atau saling kenal,atau pernah membaca/melihat hasil karyacipta manusia yang lainnya.

Dan yang mungkin membedakan hanyalah apabila diolah dalam bentuk kalimat atau kata kata,sehingga tidak semua orang dapat dianggap sebagai ‘’plagiasi’’atau penjiplak idea seseorang ,yang jadi masalah terkadang adalah hanya soal waktu,mungkin si A telah lebih dulu mendapatkan pola fikir tersebut dan di si B baru sampai pada etape yang telah difikirkan oleh si A tadi !,walaupun diantara kedua tidak pernah saling kenal atau saling baca karya masing masing!

Contoh kecil saat saya berfikir tentang:ternyata binatang lebih cinta damai daripada manusia,ketika saya suatu hari melewati padang rumput,melihat sekelompok sapi dengan damainya merumput pada lapangan rumput yang luasnya hanya selapangan volley,sedang sapinya mungkin puluhan ekor,toh tidak ada yang saling tanduk,berkelahi,dan melukai!kontras sekali dengan berita di Koran pagi,seorang tukang parkir membunuh temannya ,karena hanya berebut ongkos parkir sepeda motor yang Cuma 1000 rupiah,berarti lebih cinta damai binatang dari manusia!.

ilustrasi photo''berfikir''
Saat pendapat diatas saya publish/jadikan wall atau halaman facebook saya,salah seorang teman yang memang ahli dalam sejarah,ia seorang penulis majalah terkemuka, nyeletuk,pendapatmu atau tulisan dinding  anda itu sudah dikemukakan/diungkapkan oleh seorang ahli filsafat Yunani kuno sekitar 4000 tahun yang lalu,kalau tidak salah ingat ia menyebut jaman’’Nostradamus’’,yang jadi pertanyaan ??,apakah saya menjiplak pendapat[idea],si ahli pilsafat Yunani tersebut,sedang saya tidak mengenalnya,dan tidak pernah terbaca pendapatnya,fikiran saya meluncur begitu saja.Salah satu contoh lagi saat novel tenggelamnya kapal’’Van der wijck’’karya besar novelis kita HAMKA,digugat oleh seorang novelis Belanda karena dianggap menjiplak karyanya,padahal ujar beliau [HAMKA],ia tidak pernah membaca karangan novelis tersebut dan cerita itu muncul begitu saja,seperti air mengalir,dan tentu banyak lagi contoh contoh yang lain.

Mengacu pada contoh contoh kasus diatas,agar kita tidak selalu gegabah dalam menilai karya orang lain adalah ‘’jiplakan’’atau plagiat atau plagiasi,bisa saja seseorang itu mendapat idea pemikiran yang sama dengan yang se seorang lainnya,karena selagi yang namanya manusia tentu segala persoalaan hidup dan lainnya tidak terlalu berbeda jauh dengan yang lainnya!.
Demikian dan Semoga manfaat serta salam blogger!

Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF

1 komentar :

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2016 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger