SATU SYAWAL SEBENARNYA BUKAN KEMENANGAN YANG HAKIKI !



SATU SYAWAL SEBENARNYA BUKAN KEMENANGAN YANG HAKIKI !Apa makna bulan Ramadhan bagi umat Muslim?secara umum makna Ramadhan adalah untuk merasakan bagaimana penderitaan seorang yang fakir dan miskin dimana untuk makan saja susah kadang makan Cuma sehari sekali dan bahkan terkadang tiada yang dimakan.

Sehingga kita benar benar ikut merasakannya,selain menjaga dan menahan haus dan lapar tentunya banyak lagi hal hal yang harus kita jaga untuk menjaga puasa kita menjadi lebih bermakna dan sempurna selain hanya menjaga haus dan lapar tadi.

Namun kalau saya melihat pesan yang ingin disampaikan dalam makna Ramadhan atau puasa sebenarnya lebih dari hanya belajar merasakan orang orang yang papa dan penuh derita atau menjaga haus dan lapar saja.

Essensi dari Ramadhan sebenarnya adalah kalau menurut hemat saya yang awam ini adalah sebagai tempat latihan atau sebagai tempat ‘’menempa’’diri kita agar setelah Ramadhan berlalu makna yang terkandung dalam puasa tadi tidak ikut hilang bersama selesainya bulan suci Ramadhan,kebanyakan kita beranggapan bahwa selesai bulan Ramadhan maka kita bebas lagi berbuat apa saja,padahal Ramadhan hanyalah awal dari sebuah ‘’trainning’’untuk menjaga 11 bulan berikutnya,agar kita berprilaku seperti kita di saat bulan suci Ramadhan.

Tidak jarang terjadi kadang orang berkata begini’’nanti kalau selesai bulan Ramadhan kita selesaikan urusan kita mau yang ‘’kasar’’akan saya layani,kalau sudah terjadi asumsi demikian maka orang tersebut memaknai puasa hanyalah sebagai kewajiban saja,setelah kewajiban berpuasa selesai makan prilaku yang menyimpang/melanggar hukum dll,akan berlanjut.

Simpulannya adalah kalau menurut hemat saya yang terpenting’’manifestasi’’setelah training satu bulan Ramadhan ,apakah ada kemajuan yang positif pada diri kita,entah itu prilaku,moral,maupun hal hal yang sebelumnya sedikit berbau negative,setelah kita training selama 1 bulan penuh akan berubah kepada yang lebih positif,sederhananya misalnya ,selama 1 bulan kita latihan atletik dengan keras,setelah itu kita mendapat kemajuan yang pesat dalam ‘’atletik’’,jadi yang terpenting itu,,,ada tidak kemajuan dalam diri kita setelah latihan selama 1 bulan didalam bulan ramadhan.

Hari kemenangan yang hakiki sebenarnya bukan 1 syawal,namun adalah  kemampuan kita menjaga prilaku kita pada 11 bulan berikutnya![inilah kemenangan yang sebenarnya]

Demikian essensi Ramadhan menurut kacamata saya yang awam ini,semoga manfaat dan salam blogger.

Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF

1 komentar :

Saya mencoba mengajak teman-teman untuk tidak membeli baju baru agar tetap merasakan derita fakir-miskin, kecuali untuk darurat saja, misal anak-anak atau orangtua yang sudah tidak mungkin diajak berpikir banyak.

Yang saya heran, seorang ustadz juga tampak masih bingung membedakan antara pakaian baru dan pakaian terbaik. Saya harus banyak belajar lagi nih... :)

Balas

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2016 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger