Bangkitkan Stimulus SISWA dengan kompetisi classikal di kelas !



Teori belajar classical conditionins yang masih relevan ‘’Ivan Petrovich Pavlov’’seorang paedagog dari Rusia yang mengemukakan teori ini pertama kalinya,teori ini berangkat dari sebuah exprimen terhadap seekor binatang yaitu seekor anjing yang akan merespons makanan dengan air liurnya,lantas apa hubungannya dengan metode pengajaran/belajar?. 

Adalah Stimulus atau daya rangsang ,seorang pendidik yang professional harus mampu menciptakan stimulus ini entah dengan metode yang sudah di pelajari atau dengan metode anda sendiri,banyak cara untuk menciptakan daya rangsang[stimulus]ini tinggal menyesuaikan dengan kondisi dan keadaan kelas,dengan cara’’transaksional’’juga boleh artinya pemberian hadiah kepada siswa yang mampu menyelesaikan tugasnya dengan tepat waktu.

Dan yang terpenting adalah saat penyajian bahan yang diajarkan,agar siswa dapat rangsangan[stimulus]untuk mengikutinya ,ciptakan ajang kompetisi entah  itu sebagai kelompok atau perorangan,  maka kelas kita akan hidup ,dan anda akan mendengar kalimat dari siswamu’’pak/bu,esok atau minggu depan sambung lagi,atau pak /bu,mohon waktunya tambah lagi,malah mereka yang meminta pertambahan waktu!



Ok sekian sekilas dengan metode pengajaran/belajar classical conditionins,tulisan ini sudah kami sederhanakan ,dan silakan bila anda ingin berkreatif lagi di depan kelas,mari temukan hal hal baru untuk kita ber inovasi dalam dunia pendidikan ,semoga manfaat dan salam blogger google !
Baca juga tentang   : apa-itu-kecerdasan-kinestetik !
 
Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2016 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger