Perlunya keadilan dalam penilaian sebuah PRILAKU !!



Ada suaminya jadi ketua partai tiba tiba istrinya yang ibu rumahtangga tau tau jadi caleg di partainya,ada bapaknya jadi gubernur tau tau anaknya jadi caleg,ada suaminya jadi bupati tau tau istrinya jadi caleg,dan sah sah saja,tidak termasuk KKN,katanya !,namun bila ada seorang pejabat kebetulan PNS,lalu ada keluarganya saja yang bekerja di kantor[walau Cuma staf bawahan] tersebut,maka masyarakat ,mahasiswa berduyun duyun, mencap si pejabat melakukan KKN.

Ada pejabat atau PNS yang kebetulan telah melakukan korupsi uang Negara,walau jumlahnya hanya sepersekian saja,maka si PNS akan dihujat habis habisan oleh mahasiswa dan masyarakat,namun ada pengusaha Hutan,batubara,dll yang melakukan penggelapan hasil tambang,hutan dll,dimana kalau ditotal total jumlah ratusan M bahkan T,masyarakat dan mahasiswa ‘’adem adem’’saja,seolah itu bukan kesalahan ,padahal kalau dilihat dampaknya ‘’main generasi’’baru pulih.

Jadi disini kalau kami melihat ada suatu ketimpangan dalam penilaian sebuah kesalahan oleh masyarakat dan mahasiswa,jadi ada kesan bila masyarakat sendiri yang melakukan perbuatan terlarang tersebut ‘’sah sah saja’’,namun bila yang melakukan kesalahan tersebut adalah PNS,maka itu adalah ‘’dosa besar tak berampun’’.

Demikian untuk kita renungkan dan salam blogger google !!
Enter your email address to get update from alfiforever .
Print PDF

Silakan berkomentar di blog alfiforever,DAN terima kasih,bila telah mengisi form ,dengan saling menghargai !,salam

Copyright © 2013-2016 alfiforever - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger